Minggu, 10 November 2013

TUGAS IBD 2 (TULISAN)

A.   Lagu dan Cerita Pendek yang berkaitan dengan cinta kasih.
1.     Lagu
Peterpan  - Ayah
Dimana akan kucari
Aku menangis seorang diri
Hatiku selalu ingin bertemu
Untukmu aku bernyanyi


Untuk Ayah tercinta
Aku ingin bernyanyi
Walau air mata dipipiku
Ayah dengarkanlah
Aku ingin berjumpa
Walau hanya dalam mimpi


Lihatlah hari berganti
Namun tiada seindah dulu
Datanglah aku ingin bertemu
Denganmu aku bernyanyi

2.      Cerpen
Hai namaku Aisyah, aku hidup bersama ayahku. Ibu ku sudah meninggal saat ibuku melahirkanku. Aku tak sempat untuk melihat wajahnya. Tapi foto-foto ibulah yang membuat ku menjadi semangat. Ayah ku adalah seorang arsitektur di Jakarta. Aku bangga terhadap ayahku. Bila besar nanti aku ingin sekali menjadi dia, bekerja tanpa putus asa.
Hari ini adalah hari pertama ku masuk sekolah menengah pertama. Aku bersekolah di sekolah Berlin Internasional School. Saat hari pertama sekolah memang aku seperti dijauhi, kan baru pertama sekolah. Aku mempunyai seorang sahabat yang namanya Alisa. Dia sangat baik padaku dan dia adalah tetanggaku. Dia mengerti dengan keadaan ku sekarang.
Di kelas, suasana dangat sunyi, tak ada satupun kata yang keluar dari bibir manis kawanku. Pantes saat ini mereka diam, hari ini adalah ujian pelajaran MATEMATIKA. Mereka terlihat bingung, menggaruk-garukkan kepalanya lah, dan sebagainya. Aku tertawa melihat mereka dengan tingkah lucu mereka. Bel pun sudah berbunyi, tanda jam pulang pun tiba. Seperti biasanya ku menuggu jemputan ayahku. Tak lama ayahku pun tiba, ku pun langsung masuk ke dalam mobil ayahku. Di dalam mobil ku bercerita bagaimana keasyikan ku di kelas, ayahku tertawa, terharu, dan sebagainya.
Sesampai kami di rumah, ku pun langsung memyimpan tas di kamar dan langsung ke dapur untuk membuat kopi untuk ayahku. Ku kasihan melihat ayahku yang dari tadinya kecapean. Ayah ku pun meminum secangkir kopi buatanku.
“Rasanya itu manis sekali, seperti senyuman kamu Aisyah.” Kata ayah menggodaku.
“Hah? masa sih yah? makasih ya yah, Aisyah sayang sekali sama ayah.” Jawabku dan langsung memeluk ayah. Air mataku perlahan-lahan jatuh. Ku teringat hal-hal yang tak mungkin, ku mengingat jika ayahku nanti pergi jauh, siapa yang akan menjagaku?” tanya ku dalam hati.
“Sama-sama Aisyah.”
Malam pun tiba, seperti biasanya aku makan malam bersama ayahku. Ku teringat ibuku, andai saja dia ada disini, pasti aku akan makan makanan yang sangat enak dan nikmat. Dan aku tak kesepian karna dialah yang selalu menyayangiku. Tapi ku juga senang, masih mempunyai seorang ayah, dia selalu menjagaku, merawatku, saat ku kesepian dia yang selalu menghiburku dengan kekonyolannya itu. Saat ku mengingat ibu, aku pun menjadi tak selera makan. Air mataku perlahan-lahan jatuh. Makanan itu tak kusentuh lagi.
“Kenapa kamu Aisyah? kok gak dihabiskan makannya?” Tanya ayahku dan datang menghampiriku.
“Aisyah tak kenapa-kenapa kok yah.” Jawabku sambil menghapus air mataku.
“Terus? Mengapa makanan mu itu tak kamu sentuh lagi? dan kenapa kamu menangis Aisyah?” tanya ayah lagi yang sangat penasaran.
“Aisyah tak selera makan saja yah, Aisyah menangis Karena Aisyah teringat Bunda yah.” Jawabku dan memeluk ayah.
“Sudahlah Aisyah, ayo kamu makan entar kamu sakit. Setelah kamu makan, ayah janji akan menceritakan bundamu bagaimana kesehariannya itu.” Gumam Ayah dan tersenyum manis.
“Baiklah yah.”
Setelah makan kami pun berkumpul di ruang keluarga, dan ayah pun langsung menceritakan tentang bunda. Ingin rasanya bunda dan ayah ada selalu di dalam dekapku. Sedih rasanya mendengar cerita ayah. Malam pun sudah larut sekali, aku pun langsung ke kamar ku dan terbawa ke dalam mimpi yang indah.
Pagi pun tiba, hari ini hari minggu seperti biasanya aku dan ayahku sering berbelanja ke mall. Jalan jalan adalah kesukaanku. Kebetulah hari ini hari libur ayahku kerja. Hari ini aku belanja di sebuah mall dekat dengan rumahku. Sudah 2 jam kami berbelanja, kami pun pergi ke sebuah café di sebuah mall itu. Kami pun makan siang bersama. Setelah itu kami pun pulang.
“Ayah, Aisyah ingin sekali pergi ke makam nya Bunda, Aisyah ingin mendoakan untuk bunda, agar bunda disana tenang.” Gumamku bersedih.
“Tapi nak?” jawab ayah menoleh.
“tapi apa yah? Ayah gamau ya antar Aisyah ke makamnya Bunda, Aisyah pengen mendoakan bunda yah.” Tanyaku dengan suara keras.
“Bukan seperti itu nak, bukannya ayah tak mau mengantar mu ke makam bundamu, ayah sedang tak bisa mengantarkanmu ke makam bunda karena pemakamannya di rumah nenek kamu nak, sangat jauh nak kita kesana.” Jawab ayah panjang lebar.
“Gapapa yah, Aisyah akan libur sekolah.”
“Tetap tidak bisa nak.”
“Ayah selalu seperti itu, tak mau mendengarkan apa yang Aisyah mau.”
Ayahpun hanya terdiam, ia tak tahu harus menjawab apa lagi. Akhirnya dia putuskan untuk kemakamannya bundanya Aisyah. Mereka pun menyiapkan barang yang harus dibawa. Sudah 8 jam perjalanan ke kampung halamannya, dan akhirnya mereka pun tiba. Aisyah sangat sibuk, ia ingin sekali ke makam bundanya, malam pun ia jadi meminta untuk ke makam ibunya. Ayahnya terus membatalkannya.
Keesokan harinya, mereka pun pergi ke makam bundanya. Aisyah sagatlah kusyuk mendoakan bundanya. Ayahnya sangat terharu melihat anaknya itu. Iya benar benar mendoakan bundanya. Ia menangis dan memeluk ayahnya.
“Ayah, Aisyah ingin sekali melihat wajahnya bunda, Aisyah ingin memeluknya ayah.” Gumam Aisyah dan memeluk ayahnya lagi.
“Iya nak, tapi bagaimana nak, bunda mu sudah tidak ada lagi di dunia ini, dia sudah di tempat yang sangat tenang nak.” Jawab ayahnya.
“Aisyah ingin menyusulnya yah.”
“Nak, pasti kamu akan menyusulnya nak.”
“Benerankan yah?”
“Iya nak.”
Semua yang ada disitu menangis melihat Aisyah yang sudah 11 tahun ditinggal oleh bundanya tetapi ia masih tetap menyayanginya.
Hari ini adalah hari pembagian rapor UTS semester 1. Aku menuggu kehadiran ayahku, tapi tak datang datang juga ke sekolah. Sudah 1 jam ku menunggu ayahku. Aku merasa khawatir terhadap ayahku. Aku menghubunginya, tapi Handphonenya tidak aktif. Aku mulai cemas, aku takut terjadi apa apa pada ayahku. Ku berdoa kepada tuhan agar ayahku baik-baik saja. Ku mondar mandir di depan kelasku tapi ayahku belum datang juga. akhirnya aku pun mengambil sendiri hasil ujianku ini. Setelah itu aku pun pulang, sesampai ku disekolah, tak sedikit pun ku mendengar suara ayahku.
Mungkin ayah ku sibuk dengar kerjanya. Ku mendengar suara teriakkan di luar rumahku. Ku pun membuka pintu, ternyata dia adalah teman kerja ayahku.
“Ada apa pak? Kok teriak teriak?” Tanya ku dengan lembut.
“Ayahmu nak…?” jawab bapak itu.
“Ayahku kenapa pak?” tanyaku lagi.
“Ayahmu sedang di rumah sakit, ia kritis, dan sekarang dia belum sadar juga nak.”
“Apa? Ayah ku di rumah sakit?”
“Iya nak.”
AYAAAHHH. Teriakku, ku tak sanggup melihat keadaan ayahku sekarang ini. Benar atas dugaanku, ayah ku pasti sedang tidak baik kondisinya. Ku peluk ayahku, ku cium dia. Tapi sekarang dia sudah tidak ada lagi di dunia ini. Dia sudah meninggalkanku dan juga orang orang yang ada di dunia ini. Aku ingin ikut kalian yah, bunda, Aisyah rindu kalian, Aisyah rindu senyumnya ayah, senyumnya bunda, kasih sayang ayah dan bunda. Aisyah ingin ikut kalian yah bunda.
TAMAT
B.   Contoh macam-macam keindahan karya seni
C.     Seni lukis
D.    download (1)download
E.     Seni Kriya
F.      download (2)download (3)
G.    Seni Patung
H.    download (5)download (4)
I.       Seni Dekorasi
J.       download (7)download (6)
K.    Seni Reklame
L.     download (8)images
M.   Jenis- jenis seni kriya
N.    seni kerajinan kulit
O.    download (10)download (9)
P.      Seni kerajinan logam
Q.    download (12)download (11)
R.     Seni Ukiran kayu
S.      images (1)images (2)
T.      Seni kerajinan anyaman
U.    download (13)download (14)
V.    Seni kerajinan batik
W.   images (3)download (15)
X.    Teknik cetakan
Y.    images (5)
Z.     Teknik Ukir
AA.                      download (16)
BB.                       Teknik Batik
CC.                       images (4)
DD.                      Teknik anyam
EE.download (17)
FF. Teknik Tenun
GG.                      download (18)
HH.                      Karya- Karya perpaduan seni kriya dengan desain kriya

II.    images (6)images (8)images (7)download (20)download (19)

TUGAS IBD 2

1.     Manusia dan Cinta Kasih

A.   Makna kasih sayang
Pengertian kasih sayang menurut kamus umum bahasa Indonesia karya W.J.S. Poerwadarminta yaitu perasaan sayang, perasaan cinta, atau perasaan suka kepada seseorang.
Kasih sayang merupakan pertumbuhan dari cinta. Percintaan antara pria dan wanita yang diakhiri dengan pernikahan, maka saat berumah tangga maka mereka bukanlah lagi bercinta akan tetapi sudah bersifat kasih mengasihi atau saling menumpahkan kasih sayang.
Dalam kasih sayang, masing-masing pihak dituntut tanggung jawab, pengorbanan, kejujuran, saling percaya, saling pengertian, saling terbuka, sehingga keduanya merupakan kesatuan yang bulat dan utuh.
Kemesraan

Cinta dan kasih sayang begitu popular didunia ini, bahkan manusia akan merasakekeringan dalam hidup jika tanpa kasih sayang. Semua orang pasti ingin dicintai dan dikasihi,dari bayi sampai lanjut usia semua membutuhkan cinta dan kasih sayang. Merupakan renunganyang harus benar-benar diperhatikan adalah bagaimana kita menumbuhkan cinta dan kasihsayang yang baik terhadap diri kita dan orang lain, yang kita semua adalah ciptaan Tuhan YangMaha Esa.Kasih sayang yang baik sebenarnya adalah :
 Memberi bukan menerima.
Tidak menuntutorang lain berbuat baik dulu kepada kita baru kita membalasnya dengan kasih, tetapi kita harustetap mengasihi tanpa syarat. Kasih itu juga dapat didefinisikan sebagai berikut :
 Kasih itu sabar, murah hati, tidak cemburu, kasih tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Kasih tidak melakukan yang tidak sopan, tidak mencari keuntungan diri sendiri, kasih tidak  pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain, tidak bersuka cita karena ketidak adilantetapi karena kebenaran.
Kasih mendorong kita dalam pengembangan mendahulukan kepentingan orang lain, dari pada kepentingan diri sendiri

B.   Makna Kemesraan
Kemesraan berasal dari kata dasar mesra, yang artinya perasaan simpati yang akrab.kemesraan ialah hubungan yang akrab baik antara pria dan wanita yang sedang dimabuk asmara maupun yang sudah berumah tangga.  Kemesraan pada dasarnya merupakan perwujudan kasih sayang yang mendalam. Filusuf Rusia dalam bukunya makna kasih mengatakan “jika seorang pemuda jatuh cinta pada seorang gadis secara serius, ia terlempar keluar dari cinta diri, Ia mulai hidup untuk orang lain”  Pernyataan ini dijabarkan secara indah oleh William Shakespeare dalam kisah “Romeo dan Juliet”, bila di Indonesia kisah ”Roro Mendut dan Prono Citro”  Yose Ortage Y. Gasset dalam novelnya “On Love” mengatakan, dikedalam sanubarinya seorang pencinta merasa dirinya bersatu tanpa syarat dengan obyek cintanya. Persatuan bersifat kebersamaan yang mendasar dan melibatkan seluruh eksistensinya. Selanjutnya Yose mengatakan, bahwa si pencinta tidaklah kehilangan pribadinya dalam aliran enersi cinta tersebut. Malahan pribadinya akan diperkaya, dan dibebaskan. Cinta yang demikian merupakan pintu bagi seseorang untuk mengenal dirinya sendiri.

C.   Makna Belas Kasihan
Belas kasih adalah kebajikan di mana kapasitas emosional empati dan simpati untuk penderitaan orang lain dianggap sebagai bagian dari cinta itu sendiri, dan landasan keterkaitan sosial yang lebih besar dan humanisme-dasar ke tertinggi prinsi-prinsip dalam filsafat, masyarakat, dan kepribadian .
Dalam surat Al –Qolam ayat 4,” maka manusia menaruh belas kasihan kepada orang lain, karena belas kasihan adalah perbuatan orang yang berbudi. Sedangkan orang yang berbudi sangat dipujikan oleh Allah SWT.”
Perbuatan atau sifat menaruh belas kasihan adalah orang yang berahlak. Manusia mempunyai potensi untuk berbelas kasihan. Masalahnya sanggupkah ia mengggugah potensi belas kasihannya itu. Bila orang itu tergugah hatinya maka berarti orang berbudi dan terpujilah oleh Allah SWT.

D.   Makna Pemujaan (kepada ALLAH SWT)
Kata ’abd dalam bahasa Arab memang memiliki berbagai makna yang, meski tak pelak memiliki kaitan, tak selalu sama. Yang paling umum tentu ”budak” atau ”hamba-sahaya”. Juga  ”penyembah”. Sebagai ilustrasi, kalimat syahadat yang menjadi pernyataan keimanan setiap orang muslim, yakni :
La ilaha illa ‘l-Lah (Tiada ilah selain Allah), biasa difahami sebagai :
Laa ma’buda illam ‘l-Laah (Tiada sesembahan kecuali Allah).
Makna lain dari kata ’abd adalah  ”pemuja Merujuk padanan bahasa-Inggrisnya, yakni to worship, kiranya juga membantu memahami makna ini dengan­ lebih baik, mengingat kata ini dapat diterjemahkan baik sebagai menyembah maupun memuja. Bahkan juga mengidolakan, menjadikan idola. (Ingat juga bahwa kata ”idola” berasal dari kata idol, yang bermakna sesuatu yang disembah, berhala). Nah, selain bermakna ”penyembah” dan ”pemuja”, kata ’ibadah memiliki juga makna pen­cinta. Itu sebabnya, kata ber-gender feminin dari ma’bud – yakni ma’budah – berarti perempuan yang dipuja atau dicinta.
E.    Makna Cinta Kasih Erotis
Cinta kasih kesaudaraan merupakan cinta kasih antara oran-orang yan sama-sama sebanding. Berlawanan dengan kedua jenis cinta kasih tersebut ialah cinta kasih erotis, yaitu kehausan akan penyatuan yang sempurna. Pada hakekatnya cinta kasih tersebut bersifat ekslusif bukanuiversal. Pertama - tama cinta kasih erotis kerap kali dicampurbaurkan dengan pengalamanyang eksplosif berupa jatuh cinta. Tetapi seperti yang telah dikatakan terlebih dahulu, pengalaman intimitas, kemesraan yang tiba-tiba ini pada hakekatnya hanyalah sementara saja.  Untuk mereka intimitas atau kemesraan itu terutama diperoleh dengan cara hubungan seksual.

Keinginan seksual menuju kepada penyatuan diri, tetapi sekali-kali ukan merupakan nafsu fisis belaka, untuk meredakan ketegagan yang menyakitkan. Keinginan seksual degan udah dapat dicampuri oleh tiap-tiap eprasaan yag mendalam, sedangkan cinta kasih merupakan satu diantaranya. Cinta kasih dapat merangsang keinginan untukbersatu secara seksual. Daya tarik seksual untuk sementara waktu menimbulkan khayalan penyatuan.

Dalam cinta kasih erotis terdapat ekslusivitas yangtidak terdapat dalam cinta kasih persaudaraan dan cinta kasih keibuan. Sering kita jumpai seapsang orang-orang yang sedang saling mencintai tanpa merasakan cinta kasih terhadap setiap orang lainnya. Cinta kasih mereka sebenarnya merupakan egoism dua orang , mereka adalah dua orang yang saling menemukan kesamaan. Cinta kasih erotis mengeksklusifkan cinta kasih terhadap orang lain hanyalah dalam segi-segi fusi erotis dan keitsertaan dengan semua aspek kehidupan orang-orang lain, tapi bukan dalam arti cinta kasih yang mendalam.

Cinta kasih erotis apabila ia benar-benar cinta kasih, mempunyai satu pendirian, yaitu bahwa seseorag sungguh-sungguh mencintai dan mengasihi dengan jiwanya yang sedalam dalamnya. Hal ini memang merupakan dasar gagasan bahwa suatu pernikahan tradisional, yang kedua mempelainya tidak pernah meiliki jodohnya sendiri. Dalam kebudayaan barat/zaman sekarang, gagasan itu ternyata tidak dapat diterima sama sekali. Ada pula orang yang memandang bahwa factor yang penting di dalam cinta kasih erotis itu adalah keinginan.

Denan demikian maka, baik pandangan bahwa cinta kasih erotis merupakan atraksi individual belaka maupun pandangan bahwa cinta kasih erotis itu tidak lain daripada perbuatan kemauan. Oleh karena itu, gagasan bahwa hubungan pernikahan mudah saja dapat diputuskan apabila orang tidak bersukses didalamnya, merupakan gagasan bahwa hubungan semacam itu, didalam keadaan bagaimanapun, tidak boleh diputuskan.

2.     Manusia dan Keindahan

A.   Makna Keindahan
Keindahan atau keelokan merupakan sifat dan ciri dari orang, hewan, tempat, objek, atau gagasan yang memberikan pengalaman persepsi kesenangan, bermakna, atau kepuasan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, keindahan diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus benar atau elok. Keindahan dipelajari sebagai bagian dari estetika, sosiologi, psikologi sosial, dan budaya. Sebuah "kecantikan yang ideal" adalah sebuah entitas yang dikagumi, atau memiliki fitur yang dikaitkan dengan keindahan dalam suatu budaya tertentu, untuk kesempurnaannya.
Pengalaman "keindahan" sering melibatkan penafsiran beberapa entitas yang seimbang dan selaras dengan alam, yang dapat menyebabkan perasaan daya tarik dan ketenteraman emosional. Karena ini adalah pengalaman subyektif, sering dikatakan bahwabeauty is in the eye of the beholder atau "keindahan itu berada pada mata yang melihatnya.""[1]
Kata benda Yunani klasik untuk "keindahan " adalah κάλλος, kallos, dan kata sifat untuk "indah" itu καλός, kalos. Kata bahasa Yunani Koine untuk indah itu ὡραῖος, hōraios, [2] kata sifat etimologis berasal dari kata ὥρα, hora, yang berarti "jam." Dalam bahasa Yunani Koine, keindahan demikian dikaitkan dengan "berada di jam (waktu) yang sepatutnya."[3]
Sebuah buah yang matang (pada waktunya) dianggap indah, sedangkan seorang wanita muda mencoba untuk tampil lebih tua atau seorang wanita tua mencoba untuk tampil lebih muda tidak akan dianggap cantik. Dalam bahasa Yunani Attic, hōraios memiliki banyak makna, termasuk "muda" dan "usia matang

B.   Makna Renungan
Renungan berasal dari kata renung; artinya diam-diam memikirkan sesuatu, atau memikirkan sesuatu dengan dalam-dalam. Renungan adalah hasil merenung. Dalam merenung untuk menciptakan seni ada beberapa teori antara lain : teori pengungkapan, teori metafisik dan teori psikologis.
Teori Pengungkapan.
Dalil teori ini ialah bahwa “arts is an expresition of human feeling” ( seni adalah suatu pengungkapan dari perasaan manusia) Teori ini terutama bertalian dengan apa yang dialami oleh seorang seniman ketika menciptakan karya seni. Tokoh teori ekspresi yang paling terkenal ialah filsuf Italia Benedeto Croce (1886-1952) Beliau antara lain menyatakan bahwa “Seni adalah pengungkapan pesan-pesan) expression adalah sama dengan intuition, dan intuisi adalah pegnetahuan intuitif yang diperoleh melalui penghayatan tentagn hal-hal individual yang menghasilkan gambaran angan-angan (images).”

Seorang tokoh lainnya adalah Leo Tolstoi dia menegaskan bahwa kegiatan seni aalah memunculkan dalam diri sendiri suatu perasaan yagn seseorang telah mengalaminya dan setelah memunculkan itu kemudian dengan perantaraan berbagai gerak, garis, warna, suara dan bentuk yang diungkapkan dalam kata-kata memindahkan perasaan itu sehingga orang-orang mengalami perasaan yang sama.
Teori Metafisik
Teori seni yang bercotak metafisik merupakan salah satu contoh teori yang tertua, yakni berasal dariPlato yang karya-karyanya untuk sebagian membahas estetik filsafat, konsepsi keindahan dari teori seni. Mengenai sumber seni Plato mengungkapkan suatu teori peniruan (imitation teori). Ini sesuai dengan metafisika Plato yang mendalikan adanya dunia ide pada tarat yang tertinggi sebgai realita Ilahi. Pada taraf yang lebih rendah terdapat realita duniawi ini yang merupakan cerminan semu dan
mirip realita ilahi. Dan karyu seni yang dibuat manusia adalah merupakan mimemis (tiruan) dari ralita duniawi
Teori Psikologis
Para ahli estetik dalam abad modern menelaah teori-teori seni dari sudut hubungan karya seni dan alam pikiran penciptanya dengan mempergunakan metode-metode psikologis. Misalnya berdasarkan psikoanalisa dikemukakan bahwa proses penciptaan seni adalah pemenuhan keinginan-keinginan bawah sadar dari seseorang seniman. Sedang karya seni tiu merupakan bentuk terselubung atau diperhalus yang wujudkan keluar dari keinginan-keinginan itu. Teori lain lagi yaitu teori permainan yang dikembangkan oleh Fredrick Schiller (1757 -1805) dan Herbert Spencer ( 1820 – 1903 ) menurut Schiller, asal seni adalah dorongan batin untuk bermain-main (play impulse) yang ada dalam diri seseorang. Seni merupakan semacam permainan menyeimbangkan segenap kemampuan mental manusia berhubungan dengan adanya kelebihan energi yang harus dikeluarkan. Dalam teori penandaan (signification theory) memandang seni sebagai lambing atau tanda dari perasaan manusia.

C.   Makna Keserasian
Keserasian adalah perbandingan antar kedua belah sesuatu menjadi sesuatu yang cocok. Anda menaruh vas bunga di atas meja ruang tamu, maka kedua hal tersebut adalah cocok. Anda menaruh palu dan dan kunci di tempat kotak peralatan, menaruh keyboard di depan monitor komputer, meletakkan selimut di atas kasur, itu merupakan bagian dari ke serasian, karena menempatkan sesuatu sesuai dengan tempatnya. Lain halnya jika anda mencoba untuk menaruh palu di depan komputer, meletakkan vas di atas selimut, dan meletakkan selimut di dalam kotak peralatan. Itu merupakan hal yang tidak serasi.
Serasi itu bisa dikatakan bukan hanya sesuatu yang cocok dan wajar, namun sesuatu yang memiliki nilai lebih dari wajar.
Keserasian Berasal dari kata "serasi" artinya cocok atau sesuai, memilki faktorperpaduan dan keseimbangan.
Dalam hubungannya dengan keindahan, keserasian memiliki makna perpaduan antara berbagai unsur yang menjadi satu sehingga menimbulkan satu bentuk keindahan. Sehingga keserasian memiliki hubungan yang erat kaintannya dengan keindahan, tanpa adanya keserasian, keindahan tidak akan terwujud dalam sebuah karya atau benda yang diciptakan manusia dalam tujuan estetika.
Keserasian sangat berhubungan dengan keindahan, sesuatu yang serasi akan tampak indah. Dalam keselarasan seseorang memiliki perasaan seimbang, dan mempunyai cita rasa akan sesuatu yang berakhir dan merasa hidup sesaat ditengah-tengah kesempurnaan yang menyenangkan hati .

D.   Makna Keindahan Subjektif & Objektif
Keindahan objektif adalah keindahan yang dinilai dari sifat objektif(umum/rataan pandang), sedangkan nilai objekti sendiri berasal dari gabungan nilai2 subjektif setiap indifidu yang menilai. 
Keindahan subjektif adalah suatu nilai indah pada sesuatu yang dinilai oleh tiap2 pribadi untuk nilai privasinya.




E.    Makna Keindahan Seni
Peran keindahan selalu terkait dengan kehidupan sosial budaya manusia sehari-hari, misalnya: dalam arsitektur rumah tinggal, menata interior/eksterior, berbusana, menikmati keindahan musik dan sebagainya. Manusia memerlukan keindahan karena memberikan kesenangan, kepuasan, sesuatu yang menyentuh perasaan. Perasaan keindahan diperoleh dari alam dan benda atau karya seni.

Namun dalam perkembangannya, karya seni dicptakan tidak selalu untuk menyenangkan perasaan manusia. Karya seni dapat memberikan perasaan terkejut, namun tetap memberikan nilai-nilai yang diperlukan manusia, seperti perenungan, pemikiran, ajakan, penyadaran, pencerahan, dan lain sebagainya.

Menurut The Liang Gie jenis nilai yang melekat pada seni mencakup: 1) nilai keindahan, 2) nilai pengetahuan, 3) nilai kehidupan, masing-masing mempunyai pengertian sebagai berikut :

a. Nilai keindahan dapat pula disebut nilai estetis, merupakan salah satu persoalan estetis yang menurut cakupan pengertiannya dapat dibedakan menurut luasnya pengertian, yakni: a) keindahan dalam arti luas (keindahan seni, keindahan alam, keindahan moral dan keindahan intelektual), b) keindahan dalam arti estetis murni, b) keindhaan dalam arti estetis murni, c) keindahan dalam arti terbatas dalam hubungannya dengan penglihatan. Keindahan dalam arti terbatas dalam hubungannya
dengan penglihatan pada prinsipnya mengkaji tentang hakikat keindahan dan kriteria keindahan yang terdapat di alam, dalam karya seni dan benda-benda lainnya.

b. Dalam kecenderungan perkembangan seni dewasa ini, keindahan positif tidak lagi menjadi tujuan yang paling penting dalam berkesenian. Sebagian seniman beranggapan lebih penting menggoncang publik dengna nilai estetis legatif (ugliness) daripada menyenangkan atau memuaskan mereka (T.L. Gie, 1976:40). Fenomena semacam ini akan kita jumpai pada karya-karya seni primitir atau karya seni lainnya yang tidak mementingkan keidahan tampilan visual namun lebih mementingkan makna simboliknya. “Ugliness” dalam karya seni termasuk nilai estetis yang negatif. Jadi sesungguhnya dalam karya seni terdapat nilai estetis yang positif dan negatif. Contoh, pameran fotografi Anjasmara dan Isabele Yahya yang bertemakan Adam dan Hawa yang dinilai sebagai kesenian yang bernilai estetis negatif.

Minggu, 20 Oktober 2013

Jelaskan alasan mengapa mengambil jurusan ekonomi manajemen Universitas Gunadarma

Saya masuk di Gunadarma karena Gunadarma memiliki akredetasi A. Dan dari saya liat letak Gunadarma tidak terlalu dekat dan tidak terlalu jauh juga dari rumah saya. Berhubung saya juga tidak masuk di PTN, maka dari itu saya memilih PTS yg akredetasinya bagus. Di Gunadarma saya mengambil jurusan Manajemen dikarenakan saat SMA dulu saya mengambil jurusan IPS dan memang sudah jadi niat awal saya di Universitas manapun saya memilih jurusan manajemen.

TUGAS 1 -> TINJAUAN TENTANG ILMU BUDAYA DASAR

1. PENGERTIAN MKDU ( MATA KULIAH DASAR UMUM) TENTANG ILMU BUDAYA DASAR
       Mata Kuliah Ilmu Budaya Dasar adalah salah satu mata kuliah yang membicarakan tentang nilai-nilai, tentang kebudayaan tentang berbagai macam masalah yang dihadapi pendidikan kita, baik pada tingkat menengah, maupun pada tingkat perguruan tinggi.Tanpa memungkiri banyak faktor-faktor lain yang menyebabkannya, salah satu yang penting adalah sistem pendidikan kita.Tidaklah dapat disangkal, bahwa ruang lingkup pendidikan kita amat sempit dan condong membuat manusia-manusia spesialis yang tidak berpandangan luas.Para lulusan perguruan tinggi kita kurang mempunyai tempat yang sama untuk berpijak.Mereka relatif terlalu mengesampingkan bidang-bidang yang lain.Ini tidak berarti , bahwa mereka harus ikut campur bidang-bidang lain, tetapi agaknya keadaan ini yang membuat mereka seakan-akan buta akan dibidang lain.


2. TUJUAN MKDU (MATA KULIAH DASAR UMUM)
Secara khusus MKDU bertujuan untuk menghasilkan warga negara sarjana yang berkualifikasi sebagai berikut:
  1. Berjiwa pancasila sehingga segala keputusan serta tindakannya mencerminkan pengalaman nilai-nilai pancasila dan memiliki integritas kepribadian yang tinggi yang mendahulukan kepentingan nasional dan kemanusiaan sebagai sarjana Indonesia.
  2. Takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, bersikap dan bertindak sesuai dengan ajaran agamanya, dan memiliki tenggang rasa terhadap pemeluk agama lain.
  3. Memiliki wawasan komprehensif,dan pendekatan integral didalam menyikapi permasalahan dalam kehidupan baik sosial, ekonomi, politik, kebudayaan, maupun pertahanan keamanan.
  4. Memiliki wawasan budaya yang luas tentang kehidupan bermasyarakat dan secara bersama-sama mampu berperan serta meningkatkan kualitasnya, maupun lingkungan alamiahnya dan secara bersama-sama berperan serta didalam pelestariannya.
3 . PENGERTIAN ILMU BUDAYA DASAR (IBD)
Secara umum tentang Ilmu Budaya Dasar adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Istilah Ilmu Budaya Dasar dikembangkan pertama kali di Indonesia sebagai pengganti istilah Basic Science Humanities yang berasal dari istilah bahasa Inggris “the Humanities”. Adapun istilah Humanities itu sendiri berasal dari bahasa latin yaitu Humanus yang artinya manusia, berbudaya dan halus. Dengan mempelajari The Humanities diharapkan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa The Humanities berkaitan dengan nilai-nilai manusia sebagai Homo Humanus atau manusia berbudaya. Agar manusia menjadi humanus, mereka harus mempelajari ilmu yaitu The Humanities disamping tidak meninggalkan tanggung jawabnya yang lain sebagai manusia itu sendiri.

Untuk mengetahui bahwa Ilmu Budaya Dasar termasuk kelompok pengetahuan budaya lebih dahulu perlu diketahui pengelompokan ilmu pengetahuan. Prof Dr.Harsya Bactiar mengemukakan bahwa ilmu dan pengetahuan dikelompokkan dalam tiga kelompok besar yaitu :

  1. Ilmu-ilmu Alamiah (Natural Science)
    Ilmu-ilmu alamiah bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah. Caranya ialah dengan menentukan hukum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat analisis untuk menentukan suatu kualitas. Hasil analisis ini kemudian digeneralisasikan. Atas dasar ini lalu dibuat prediksi. Hasil penelitian 100% benar dan 100% salah. Yang termasuk kelompok ilmu-ilmu alamiah antara lain astronomi, fisika, kimia, biologi, kedokteran, mekanika.

  2. Ilmu-ilmu Sosial (Social Science)
    Ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antara manusia. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah. Tapi hasil penelitiannya tidak 100% benar, hanya mendekati kebenaran. Sebabnya ialah keteraturan dalam hubungan antara manusia ini tidak dapat berubah dari saat ke saat. Yang termasuk kelompok ilmu-ilmu sosial antara lain ilmu ekonomi, sosiologi, politik, demografi, antropologi sosial, sosiologi hukum, dan sebagainya.

  3. Pengetahuan Budaya (The Humanities)
    Pengetahuan Budaya bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan kenyataan-kenyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti.

Pengetahuan budaya (The Humanities) dibatasi sebagai pengetahuan yang mencakup keahlian (disiplin) seni dan filsafat. Keahlian inipun dapat dibagi-bagi lagi ke dalam berbagai hiding keahlian lain, seperti seni tari, seni rupa, seni musik,dan lain-lain. Sedangkan Ilmu Budaya Dasar (Basic Science Humanities) adalah usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Dengan perkataan lain, Ilmu Budaya Dasar menggunakan pengertian-pengertian yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan budaya untuk mengembangkan wawasan pemikiran serta kepekaan dalam mengkaji masalah masalah manusia dan kebudayaan
 
 
4. TUJUAN ILMU BUDAYA DASAR
        Ilmu Budaya Dasar (IBD) tidak lain merupakan usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan, Dengan demikian jelas bahwa matakuliah ini tidak dimaksudkan untuk mendidik seorang pakar dalam salah satu bidang keahlian (disiplin) yang termasuk. dalam pengetahuan budaya, akan tetapi Ilmu Budaya Dasar semata-mata sebagai salah satu usaha mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap nilai-nilai budaya, baik yang menyangkut orang lain dan alam sekitarnya, maupun yang menyangkut dirinya sendiri.
Dan bahwa dalam masyarakat yang berkabung semakin Cepat dan rumit ini, mahasiswa harus mcngalami pergeseran nilai-nilai yang , mungkin sekali dapat membuatnya masa bodoh atau putus asa, suatu sikap yang tidak selayaknya dimiliki oleh seorang terpelajar. Bagaimanapun juga, mahasiswa adalah orang-orang muda yang sedang mempelajari cara memberikan tanggapan dan penilaian terhadap apa saja yang terjadi atas dirinya sendiri dan masyarakat sekitarnya. Sudah barang tentu ia perlu dibimbing untuk menemukan cara terbaik yang sesuai dengan dirinya sendiri tanpa harus mengorbankan masyarakat dan alam sekitarnya. Secara tidak langsung  Budaya Dasar akan membantu mereka untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut.
Berpijak dari hal di atas, tujuan matakuliah Ilmu Budaya Dasar adalah untuk mengembangkan kepribadian dan wawasan pemikiran, khususnya berkenaan dengan kebudayaan, agar daya tangkap, persepsi dan penalaran mengenai lingkungan budaya mahasiswa dapat menjadi lebih halus. Untuk bidag menjangkau tujuan tersebut di atas, diharapkan Ilmu Budaya Dasar dapat:
a.Mengusahakan penajaman kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan budaya, sehingga mereka akan lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru, terutama untuk kepentingan profesi mereka.
b.Memberi kesempatan pada mahasiswa untuk dapat memperluas pandangan mereka tcntang masalah kemanusiaan dan budaya, serta mengembangkan daya kritis mercka tcrhadap persoalan-persoalan yang mcnyangkut kedua hal tcrscbut.
c.Mcngusahakan agar mahasiswa sebagai caion pcmimpin bangsa dan ncgara, serta ahli dalatn bidang disiplin masing-masing, tidak jatuh ke dalam sifat-sifat kedaerahan dan pengkotaan disiplin yang ketat. Usaha ini tcrjadi karcna ruang lingkup pendidikan kita amat dan condong mem-buat manusia spcsialis yang berpandangan kurang luas. Matakuliah ini berusaha menambah kcmampuan mahasiswa untuk menanggapi nilai-nilai dan masalah dalam masyarakat lingkungan mereka khususnya dan masalah seria nilai-nilai umumnya tanpa terlalu terikat oleh disiplin mereka.
d.Mcngusahakan wahana komunikasi para akademisi, agar mercka lebih mampu bcrdialog satu sama lain. Dengan mcmiliki satu bekal yang sama, para akademisi diharapkan dapat lebih lancar berkomunikasi. Kalau cara berkomunikasi ini selanjutnya akan lebih memperlancar pclaksanaan pembangunan dalam bcrbagai bidang keahlian. Mcskipun spcsialisasi sangat penting, spcsialisasi yang terlalu sempit akan membuat dunia scorang mahasiswa/sarjana menjadi tcrlalu sempit. Masyarakat yang pcrcaya pada pentingnya modcrnisasi tidak akan dapat memanfaat-kan sccara penuh sarjana-sarjana demikian, scbab proses modcrnisasi mcmerlukan orang yang bcrpandangan luas.
Secara umum tujuan IBD adalah Pembentukan dan pengembangan keperibadian serta perluasan wawasan perhatian, pengetahuan dan pemikiran mengenai berbagai gejala yang ada dan timbul dalam lingkungan, khususnya gejala-gejala berkenaan dengan kebudayaan dan kemanusiaan, agar daya tanggap, persepsi dan penalaran berkenaan dengan lingkungan budaya dapat diperluas. Jika diperinci, maka tujuan pengajaran llmu Budaya Dasar itu adalah:
1.Lebih peka dan terbuka terhadap masalah kemanusiaan dan budaya, serta lebih bertanggung jawab terhadap masalah-masalah tersebut.
2.Mengusahakan kepekaan terhadap nilai-nilai lain untuk lebih mudah menyesuaikan diri.
3.Menyadarkan mahasiswa terhadap nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat, hormat menghormati serta simpati pada nilai-nilai yang hidup pada masyarakat.
4.Mengembangkan daya kritis terhadap persoalan kemanusiaan dan kebudayaan.
5.Memiliki latarbelakang pengetahuan yang cukup luas tentang kebudayaan Indonesia.
6.Menimbulkan minat untuk mendalaminya.
7.Mendukung dan mcngcmbangkan kebudayaan sendiri dengan kreatif.
8.Tidak terjerumus kepada sifat kedaarahan dan pengkotakan disiplin ilmu.
9.Menambahkan kemampuan mahasiswa untuk mcnanggapi masalah nilai-nilai budaya dalam masyarakat Indonesia dan dunia tanpa terpikat oleh disiplin mereka.
10.Mempunyai kesamaan bahan pembicaraan, tempat berpijak mengenai masalah kemanusiaan dan kebudayaan.
11.Terjalin interaksi antara cendekiawan yang berbeda keahlian agar lebih positif dan komunikatif.
12.Menjembatani para sarjana yang berbeda keahliannya dalam bertugas menghadapi masalah kemanusiaan dan budaya.
13.Memperlancar pelaksanaan pembangunan dalam berbagai bidang yang ditangani oleh berbagai cendekiawan.
14.Agar mampu memenuhi tuntutan masyarakat yang sedang membangun.
15.Agar mampu memenuhi tuntutan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dharma pendidikan.
Dari  kerangka tujuan yang telah dikemukakan tersebut diatas, dua masalah pokok biasa dipakai sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup kajian matakuliah Ilmu Budaya Dasar (IBD). Kedua masalah pokok tersebut ialah :
a.Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya mcrupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang dapal didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya (The Humanities), baik dari segi masing-masing keahlian (disiplin) di dalam pengetahuan budaya, maupun sccara gabungan (anlar bidang) bcrbagai disiplin dalam pengetahuan budaya.
b.Hakekat manusia yang satu atau universal, akan tetapi yang beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing zaman.

5. MASALAH-MASALAH DALAM ILMU BUDAYA DASAR

Masalah kebudayaan dalam kajian Ilmu Budaya Dasar meliputi:
a)      Berbagai aspek kehidupan manusia yang ada didunia ini. Hakikat manusia di dunia ini ialah selalu berinteraksi antar sesama yang kemudian melahirkan sebuah kebudayaan dan diturunkan kepada generasi dari jaman kejaman.
b)      Masalah – masalah perubahan/pergeseran nilai kebudayaan. setiap masyarakat di masing-masing daerah mempunyai kebudayaan masing-masing yang berbeda-beda dan mereka merasa bangga dengan hal tersebut. Namun seiring kemajuan jaman, rasa bangga tersebut hilang perlahan-lahan.
c)      Masalah untuk mengetahui keteraturan – keteraturan yang terdapat dalam hubungan antar sesama manusia agar tidak terjadi kesalah-pahaman dan perselisihan dalam kalangan penganut kebudayaan.
  1. 3.      Masalah kemanusiaan dalam kajian Ilmu Budaya Dasar adalah:
a)      Masalah yang melibatkan dirinya sendiri sebagai bagian dari kehidupan bersama didalam masyarakat. Karena itu dikembangkan sikap hormat dan bekerja sama dengan manusia lainnya
b)      Masalah yang biasa terjadi dalam kehidupan bersama manusia baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat yang saling berinteraksi.
c)      Masalah mengenai akibat ndonesi dari perubahan dan pergeseran nilai kebudayaan yang sangat signifikan dalam kehidupan bermasyarakat.
d)     Masalah kebudayaan manusia yang patut untuk disikapi dan di perbaharui oleh semua manusia diseluruh dunia ini.
  1. 4.      Faktor perubahan kebudayaan di sebabkan oleh beberapa hal yaitu:
    1. Sebab-sebab yang berasal dari dalam masyarakat dan kebudayaan sendiri, misalnya perubahan jumlah dari kompsisi penduduk.
    2. Sebab-sebab perubahan lingkungan dan fisik  tempat mereka hidup,masyarakat yang hidupnya terbuka, yang berada dalam jalur-jalur hubungan dengan masyarakat dan kebudayaan lain,cenderung untuk berubah secara lebih cepat.
    3. Kontak dengan negara asing. Masuknya kebudayaan asing yang jauh lebih moderen membuat kebudayaan ndonesia yang telah diturunkan oleh nenek moyang terdahulu seakan terlupakan begitu saja yang pada akhirnya secara perlahan-lahan kebudayaan di ndonesia mengikuti kebudayaan asing tersebut.
  1. Perkembangan penduduk dari masa ke masa yang semakin maju juga menjadi salah satu factor terjadinya perubahan kebudayaan di Indonesia. Masyarakat sekarang beranggapan bahwa kebudayaan terdahulu sudah ketinggalan jaman dan tidak cocok lagi untuk di terapkan di jaman yang semakin maju.
  2. Ketidak puasan masyarakat dalam bidang-bidang kehidupan tertentu membuat rasa percaya dan kecintaan masyarakat terhadap kebudayaan mulai hilang.
  3. Sistem pendidikan formal yang menggunakan teknologi yang maju menyebabkan kebudayaan tidak lagi di ajarkan kepada masyarakat.
 5. Masalah pokok kehidupan manusia ada lima yaitu:
  1. Hakikat hidup manusia. Hakikat hidup untuk setiap kebudayaan berbeda secara ekstrem, ada yang berusaha untuk memadamkan hidup, ada pula yang dengan pola-pola kelakuan tertentu menganggap hidup sebagai suatu hal yang baik.
  2. Hakikat karya manusia. Setiap kebudayaan hakikatnya berbeda-beda, diantaranya ada yang beranggapan bahwa karya bertujuan untuk hidup, karya memberikan kedudukan atau kehormatan, karya merupakan gerak hidup untuk menambah karya lagi.
  3. Hakikat waktu manusia. Hakikat waktu untuk setiap kebudayaan berbeda, ada yang berpandangan mementingkan orientasi masa lampau, ada pula yang berpandangan untuk masa kini dan masa yang akan dating.
  4. Hakikat alam manusia. Ada kebudayaan yang menganggap manusia harus mengekspoitasi alam atau memanfaatkan alam semaksimal mungkin, ada pula kebudayaan yang beranggapan bahwa manusia harus harmonis dengan alam dan manusia harus menyerah kepada alam.
            Hakikat hubungan manusia. Dalam hal ini ada yang mementingkan hubungan manusia dengan manusia, baik secara horizontal (sesamanya) maupun secara vertikal (orientasi kepada tokoh-tokoh). Ada pula yang yang berpandangan individualitas (menilai tinggi keuatan sendiri).                                                                                                                                         


6. POKOK BAHASAN DALAM ILMU BUDAYA DASAR
      Melihat dari kedua masalah diatas, keduanya merupakan inti masalah pokok yang dibahas dalam mata kuliah IBD. Pengkajian manusia menjadi objek utama dalam mata kuliah ini.  Bagaimana hubungan manusia dengan alam, dengan sesama manusia, dirinya sendiri, nilai-nilai moral dan bagaimana pula hubungan manusia dengan Tuhan menjadi tema sentral dalam Ilmu Budaya Dasar. Berikut adalah delapan pokok bahasan Ilmu Budaya dasar yang akan dikembangkan, antara lain :
  • Manusia dan cinta kasih
  • Manusia dan keindahan
  • Manusia dan penderitaan
  • Manusia dan keadilan
  • Manusia dan pandangan hidup
  • Manusia dan tanggung jawab serta pengabdian
  • Manusia dan kegelisahan
  • Manusia dan harapan.
Kedelapan pokok bahasan itu termasuk dalam karya-karya yang tercakup dalam pengetahuan budaya. Perwujudan mengenai cinta, misalnya, terdapat dalam karya sastra, tarian, musik, filsafat, lukisan, patung dan sebagainya. Masing-masing pokok bahasan dapat didekati dengan baik menggunakan cabang-cabang pengetahuan budaya secara sendiri-sendiri maupun secara gabungan cabang-cabang tersebut. Pokok bahasan manusia dan cinta kasih misalnya, dapat didekati dengan menggunakan karya seni sastra, atau filsafat atau seni tari dan sebaginya.

 
REFERENSI :
Buku digital Ilmu Budaya Dasar penerbit Gunadarma
http://psycholozy.blogspot.com/2012/10/pengertian-ilmu-budaya-dasar.html
http://anwarabdi.wordpress.com/2013/04/07/ibd-tujuan-ilmu-budaya-dasar-ibd/ http://akbarsaiful.wordpress.com/2011/07/22/masalah-budaya-dalam-ilmu-budaya-dasar/
http://lestariwiputri.wordpress.com/2012/10/03/ilmu-budaya-dasar/